FORTASI 2019

  1. TWIBBON

Silahkan download png nya, KLIK DISINI

cara memasang twibbon sudah banyak diulas di internet, sangat mudah dan gampang. tinggal instal aplikasi dan ikuti langkahnya.

search di kolom pencarian “cara memasang twibbon”

2. MATERI FORTASI

download disini KLIK DISINI

JARGON FORTASI 2019

“Literasi, Prestasi, Islami”

RESENSI NOVEL “MATAHARI”

Judul Novel                : “Matahari”

Penulis                        : Tere Liye

Penerbit                      : PT. Gramedia Pustaka Utama

Tahun Terbit             : 2016

Jumlah Halaman       : 390 halaman

Genre                         : Fantasi

Ringkasan                  :

Novel ini merupakan buku ke tiga dari serial “Bumi”. Novel karya Tere Liye ini menceritakan tentang tiga sahabat yaitu, Ali, Raib, dan Seli yang berpetualang untuk mencari tahu tentang Klan Bintang.

            Petualangan ini dimulai oleh tokoh Ali yang pernah mendengar cerita mengenai Klan Bintang yang keberadaannya jauh dari Klan Bulan dan Klan Matahari. Dikarenakan buku kehidupan yang dimiliki Raib tidak boleh digunakan di luar Klan Bulan dan Matahari, Ali memutuskan untuk  membuat alat transportasi menuju Klan Bintang.

Baca selebihnya »

Stadium General dengan Tema Literasi

Bertepatan dengan Acara pelantikan PC IPM Purwokerto, diadakan juga Stadium General dengan Tema Literasi, pada hari Ahad 24 November 2019 di ruangan AK Anshori Universitas Muhammadiyah Purwokerto.
Di moderatori secara langsung oleh ketua PD IPM Banyumas, yaitu Ipmawan Fauzan Nur Hidayatullah dan dengan Narasumber yang tak kalah menginspirasi, yaitu Ipmawan Mochammad Zainuddin Qomari selaku Ketua Bidang Organisasi PW IPM Jawa Tengah serta oleh Ipmawati Iva Apriliyana selaku pegiat literasi yang telah menginjakkan kakinya ke berbagai negara karena kesenangannya dalam ber-literasi.
Stadium General kali ini bertemakan literasi karena Indonesia darurat literasi. Pentingnya Gerakan Literasi terus digalakan menjadi akibat dari Indonesia yang menduduki peringkat 60 literasi di dunia. Atau peringkat dua dari bawah. Indonesia bahkan tak lebih unggul dari Thailand, Malaysia, Kamboja, dan negara negara lainnya.

Indeks baca Negara Indonesia sangat minimal sekali, yaitu hanya sebesar 0,01% pertahun . Sangat kalah dibandingkan dengan negara Jepang yang memiliki Indeks baca sebesar 16-18% pertahun dan Amerika yang selalu memiliki Indeks baca >20% pertahun.

Saat ini Indonesia juga darurat Hoax. Masyarakat cenderung enggan memahami informasi secara Kritis, Analitis dan Relatif. Sebagian besar masyarakat masih kesulitan membedakan antara fakta dengan berita bohong. Dampaknya, Hoax yang semakin menyebar ini membuat massa tak lagi percaya dengan Media. Pendidikan juga mencadangkan kurikulum anti-hoax sejak tingkat pendidikan dasar.
“Satu catatan lebih aman dan berguna daripada seratus ingatan!” Ujar Ipmawati Iva Apriliyana .
Ipmawan Mochammad Zainuddin Qomari atau yang biasa dipanggil dengan Ipmawan Zain sendiri menyampaikan bahwa saat ini merupakan masa memajukan Gerakan Literasi di Era Millenials.
PW IPM Jateng juga menyampaikan konsep Pelajar Platinum Jawa Tengah yang berprinsip Sehat, Cerdas dan berakhlak mulia. “Kurang baik jika pelajar muslim hanya sehat dan cerdas namun tak mempunyai akhlak yang mulia.” Ujar Ipmawan Zain. Pelajar Platinum Jawa Tengah juga harus dapat mengenal, mempergunakan dan memanfaatkan teknologi dengan benar.
Maka dengan sebuah langkah kecil dalam stadium general ini, IPM Purwokerto memulai gerakan membumikan literasi dalam lingkup pelajar se-Purwokerto dan yang nantinya akan tercipta pergerakan besar literasi kedepannya.

Pelantikan Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Muhammadiyah Purwokerto

Ahad, 24 November 2019-Menjadi momentum bersejarah khususnya bagi PC IPM Purwokerto . Sebagai salah satu Cabang yang dinaungi oleh PD IPM Banyumas , PC IPM Purwokerto siap mengawali langkah pergerakannya di penghujung tahun ini . Bertempat di ruangan AK Anshori UMP, telah dilaksanakan resepsi pelantikan Kepengurusan Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Muhammadiyah Purwokerto . Dengan Surat Keputusan dari PD IPM Banyumas, serta menindaklanjuti kegiatan Musycab yang telah dilaksanakan Oktober lalu. PC IPM Purwokerto siap memulai perjuangan dalam memajukan pelajar Muhammadiyah se Purwokerto.
Acara ini dihadiri oleh Ayahanda Pimpinan Cabang Muhammadiyah Purwokerto Timur, Ibunda Aisyiyah, PD IPM Banyumas,KorKom IMM UMP dan IAIN, PC IPM Se Banyumas, PR IPM se Purwokerto, Sumbang dan Kembaran, Alumni PC IPM Purwokerto, Serta OSIS SMA/SMK/MA Negeri se Purwokerto, OSIS SMP Negeri se Purwokerto, dan juga Perwakilan IPNU-IPPNU Sumbang. Dikenal sebagai salah satu cabang yang terbilang besar di bawah Kepemimpinan PD IPM Banyumas, PC IPM Purwokerto Berkomitmen dan Berupaya semaksimal mungkin dalam melaksanakan tugasnya. Oleh sebab itu PC IPM Purwokerto mengusung Tema “Aktualisasi Gerakan Keilmuan, Untuk Pelajar Purwokerto Berkemajuan”.
” OSIS sama dengan IPM, perbedaannya terletak dalam tujuan. Karena tujuan IPM adalah sesuai dengan tujuan Muhammadiyah. Dan Alhamdulillah saat Pelaksanaan Musyawarah Daerah kemarin, salah satu Pimpinan Ranting di bawah kepemimpinan PC IPM Purwokerto yaitu PR IPM SMK Muhammadiyah 1 Purwokerto mendapat peringkat pertama sebagai PR IPM terbaik se-Banyumas. Dan PC IPM Purwokerto pun mendapat Peringkat 5 besar sebagai predikat PC IPM terbaik se Purwokerto.” Ujar Ipmawan Fauzan Nur Hidayatullah selaku ketua PD IPM Banyumas. Hal ini kembali membakar semangat bagi PC IPM Purwokerto untuk lebih meningkatkan prestasinya.
Ayahanda kita, Pimpinan Cabang Muhammadiyah Purwokerto Timur juga berpesan “Jadilah kalian Insinyur, Master, Guru, tetapi kembalilah ke Muhammadiyah. ” Menurun dari Tema yang di sampaikan oleh PD IPM Banyumas, yaitu Dakwah Literasi Progresif, IPM pun menjadi kian sangat gencar membumikan GPB (Gerakan Pelajar Berkemajuan).
Catatan kecil dari ketua PC IPM Purwokerto periode 2019/2021 “Mari kita saling Bersinergi untuk menciptakan pelajar yang berintegritas dan mewujudkan apa yang menjadi cita-cita para pejuang kita terdahulu” Muhammad Maghrib.
Pelantikan ini menjadi sebuah sejarah yang nantinya akan terus dikembangkan, dimana untuk pertama kalinya, sebuah Pimpinan Cabang IPM yang dibawahi PD IPM Banyumas mengundang OSIS Negeri dan IPNU-IPPNU. Hal ini ditujukan supaya Pergerakan Pelajar Muhammadiyah lebih dikenal oleh seluruh kalangan baik Internal maupun Eksternal.

Rakerda PD IPM Banyumas

Dengan Tema “Realisasi Gerakan Keilmuan, Dakwah literasi progresif, untuk mewujudkan Pelajar Banyumas Berkemajuan. “

PD IPM Banyumas kembali melakukan pergerakan ikhtiar jihad berkemajuan dalam menyambut langkah awal Progresivitas pelajar Muhammadiyah se Banyumas. Kota Gethuk Sokaraja berkesempatan menjadi tuan rumah Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PD IPM Banyumas Periode 2019-2021 tepatnya di SMA Muhammadiyah Sokaraja pada hari Sabtu, 9 November 2019. Kegiatan ini menjadi moment bagi PD IPM Banyumas untuk memaparkan visi misi dan agenda kerja selama 1 periode kedepan kepada PC IPM se Banyumas. Kegiatan ini dihadiri oleh Majelis Dikdasmen Pimpian Daerah Muhammadiyah Banyumas, Pimpian Daerah Aisyiyah Banyumas, PCM Sokaraja, PW IPM Jateng, PD IPM Se Kares Banyumas, PC IPM se Banyumas.
Dalam kegiatan tersebut, terdapat pelantikan LKTI (Lembaga Komunikasi Teknologi dan Informasi ) PD IPM Banyumas periode 2019-2021, serta launching dan Bedah Buku antologi Karya pelajar Muhammadiyah se Banyumas yaitu “Jas Ksatria”, Dengan narasumber Ipmawan Syarif Hidayat selaku Ketua Umum PD IPM Banyumas Periode 2017-2019, serta Ipmawan Wisnu Rahman selaku Ketua Bidang PIP PD IPM Banyumas Periode 2017-2019.
Dalam sambutan-sambutan, “Pada momentum Rakerda ini merupakan kesempatan bersama yang luar biasa untuk menyatukan frekuensi arah gerak satu kesatuan frekuensi yang sama dan mengkonsolidasikan arah kebijakan IPM Banyumas dua tahun mendatang. Maka dari itu, marilah kita bersama-sama menyatukan visi dan misi hingga aksi nyata untuk kemajuan Ikatan Pelajar Muhammadiyah, lebih dari itu mudah-mudahan perjuangan kita menjadi investasi di dunia dan di akhirat.” Demikian sepenggal kata dari Ipmawan Fauzan Nur Hidayatullah selaku Ketua Umum PD IPM Banyumas periode 2019-2021.
Kabid PIP PW IPM Jawa Tengah Ipmawan Muhammad Sofiyudin juga menuturkan bahwa “Selamat dan Sukses Rakerda PD IPM Banyumas periode 2019-2021 pertahankan dan tingkatkan kultur PD IPM Banyumas yaitu merupakan salah satu tolak ukur dan pacuan bagi perkaderan IPM Jateng selain dari kota Solo.”
Majelis Dikdasmen PDM Banyumas “Ikatan Pelajar Muhammadiyah Banyumas haruslah memahami betul-betul apa itu pelajar muhammadiyah dan bagaimana seharusnya pelajar muhammadiyah itu harus bergerak terlebih harus bisa melawan arus perkembangan zaman yang kian cepat ini.”

        Dengan Kualitas dan Kuantitas yang sudah dikenal secara masif, PD IPM Banyumas berharap dapat terus mempertahankan prestasi yang ada saat ini dan selalu berupaya menjadi lebih baik lagi kedepannya.